Postingan Utama

Modus Visa Semakin Marak Terjadi Dimana Mana "Solusi Sangat Efektif Menghindari, Penipuan Visa Agar Tidak Tertipu"

Penipuan visa semakin marak seiring meningkatnya minat masyarakat untuk bekerja, belajar, atau bepergian ke luar negeri. Modus penipuan pun semakin beragam, mulai dari agen palsu, dokumen fiktif, hingga janji kelulusan visa tanpa proses resmi. Oleh karena itu, penting bagi calon pemohon visa untuk memahami cara menghindari penipuan agar tidak mengalami kerugian finansial maupun hukum. Modus Penipuan Visa yang Sering Terjadi Beberapa modus penipuan visa yang umum ditemui antara lain meliputi : Janji visa dijamin 100% disetujui tanpa wawancara atau persyaratan lengkap, Agen tidak resmi yang mengaku memiliki “orang dalam” di kedutaan, Biaya murah atau terlalu mahal yang tidak masuk akal dan tidak transparan, Dokumen palsu, seperti surat sponsor atau undangan kerja fiktif, Permintaan transfer uang pribadi tanpa bukti atau kontrak resmi. Solusi dan Cara Menghindari Penipuan Visa Gunakan Jalur Resmi Ajukan visa langsung melalui kedutaan, konsulat, atau situs resmi imigrasi negara tujuan. Jik...

World Economic Forum (WEF) Tahun Ini Di Davos, Swiss "Presiden Indonesia Sampaikan Program MBG Akan Mencapai, Jumlah Porsi Diperkirakan Akan Lampaui McDonald’s"

 


Pada World Economic Forum (WEF) tahun ini yang digelar di Davos, Swiss, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan laporan perkembangan salah satu program sosial utama pemerintah Indonesia yaitu Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Presiden Indonesia menjelaskan bahwa program ini bertujuan menyediakan makanan bergizi setiap hari untuk kelompok masyarakat yang memerlukan seperti anak-anak, ibu hamil dan menyusui, serta lansia yang hidup sendiri. 

Prestasi Program MBG
Menurut data yang disampaikan Presiden Indonesia sebagai berikut :
Program MBG dimulai pada 6 Januari tahun kemarin dengan 190 dapur yang melayani sekitar 570.000 porsi makanan per hari. 
Dalam kurun waktu satu tahun berikutnya, jumlah dapur telah meningkat pesat menjadi lebih dari 21.000 unit di seluruh Indonesia. 
Hingga laporan di WEF 2026, MBG telah memproduksi hampir 59,8 juta porsi makanan per hari bagi penerima manfaat program ini. 

Perbandingan Dengan McDonald’s
Untuk memberikan gambaran capaian program MBG, Presiden Prabowo membandingkannya dengan kapasitas produksi makanan global salah satu jaringan waralaba cepat saji terbesar dunia misalnya :
McDonald’s diperkirakan mampu memproduksi sekitar 68 juta porsi makanan per hari di seluruh dunia. 
Presiden Indonesia menyatakan bahwa dalam waktu sekitar satu bulan ke depan, produksi porsi MBG Indonesia diperkirakan akan melampaui angka tersebut. 

Dalam pidatonya Presiden Indonesia menekankan bahwa McDonald’s membutuhkan puluhan tahun (lebih dari 50 tahun) untuk mencapai kapasitas tersebut sejak awal berdirinya pada 1940-an, sementara Indonesia dengan program MBG hanya memerlukan waktu kurang dari dua tahun untuk mencapai produksi yang setara. 

Target Program MBG
Pemerintah Indonesia menargetkan program MBG akan mencapai sekitar 82,9 juta porsi makanan per hari menjelang akhir tahun ini,  jumlah yang akan jauh melampaui produksi McDonald’s jika tercapai. 

Dampak Sosial Dan Ekonomi
Program MBG tidak hanya dimaksudkan untuk mengatasi masalah gizi dan kesehatan, tetapi juga memiliki dampak ekonomi meliputi :
Membuka ratusan ribu lapangan kerja baru melalui operasional dapur dan pemasok bahan makanan. 
Memberdayakan puluhan ribu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi bagian dari rantai pasokan makanan dalam program ini. 

Dengan pencapaian produksi porsi makanan yang terus meningkat pesat, Presiden Prabowo menyampaikan optimisme bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menjadi salah satu inisiatif nasional yang capaiannya dapat bersaing bahkan melebihi capaian jaringan makanan cepat saji global seperti McDonald’s dalam hal jumlah porsi makanan yang disediakan setiap harinya. 

Komentar