Microsoft kembali memperkuat posisinya di pasar peramban internet dengan merilis pembaruan besar untuk Microsoft Edge, yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan performa dan kenyamanan pengguna Windows. Langkah ini dinilai sebagai upaya serius Microsoft untuk mendorong pengguna agar beralih dari Google Chrome ke Edge. Dalam pengumuman resminya, Microsoft menyebutkan bahwa Edge versi terbaru hadir dengan peningkatan kecepatan, efisiensi penggunaan RAM, serta integrasi yang lebih dalam dengan sistem operasi Windows 10 dan Windows 11. Hal ini membuat Edge diklaim lebih ringan dibandingkan Chrome, terutama pada perangkat dengan spesifikasi menengah ke bawah. “Kami ingin memberikan pengalaman browsing terbaik yang menyatu dengan Windows, lebih cepat, lebih hemat daya, dan lebih aman,” tulis Microsoft dalam keterangan resminya.
Lebih Hemat Memori dan Baterai
Salah satu fokus utama pembaruan Edge adalah optimalisasi penggunaan sumber daya. Microsoft mengklaim Edge kini menggunakan memori hingga 20 sampai 30 persen lebih rendah dibandingkan Chrome dalam skenario penggunaan tertentu, sehingga komputer menjadi lebih responsif dan baterai laptop lebih awet. Selain itu, fitur Sleeping Tabs dan Efficiency Mode kini ditingkatkan, memungkinkan tab yang tidak aktif untuk "tidur" secara otomatis dan mengurangi beban sistem.
Integrasi Lebih Dalam dengan Windows
Edge juga kini terintegrasi lebih dalam dengan fitur Windows seperti :
Sinkronisasi akun Microsoft secara otomatis,
Akses cepat ke Copilot AI langsung dari browser,
Integrasi keamanan dengan Microsoft Defender SmartScreen,
Dukungan penuh terhadap aplikasi web (PWA) di Windows.
Dengan integrasi ini, Microsoft berharap pengguna Windows merasa Edge adalah pilihan paling alami dan praktis dibandingkan browser pihak ketiga.
Persaingan dengan Chrome Semakin Ketat
Google Chrome selama ini mendominasi pasar browser global. Namun Microsoft secara konsisten berusaha mengejar ketertinggalan dengan membangun Edge di atas mesin Chromium, yang juga digunakan Chrome, sehingga kompatibilitas situs web tetap terjaga. Analis teknologi menilai strategi Microsoft bukan hanya soal fitur, tetapi juga ekosistem. “Microsoft memanfaatkan keunggulan kontrol atas Windows untuk mempromosikan Edge. Ini strategi ekosistem, bukan sekadar perang fitur browser,” kata seorang pengamat industri teknologi.
Kesimpulan
Dengan pembaruan besar Microsoft Edge ini, Microsoft jelas ingin mengubah kebiasaan pengguna Windows agar meninggalkan Chrome dan beralih ke Edge. Kombinasi antara performa lebih ringan, hemat daya, keamanan tinggi, serta integrasi mendalam dengan Windows menjadi senjata utama Microsoft dalam persaingan browser yang semakin ketat.
Komentar
Posting Komentar