Postingan Utama

Modus Visa Semakin Marak Terjadi Dimana Mana "Solusi Sangat Efektif Menghindari, Penipuan Visa Agar Tidak Tertipu"

Penipuan visa semakin marak seiring meningkatnya minat masyarakat untuk bekerja, belajar, atau bepergian ke luar negeri. Modus penipuan pun semakin beragam, mulai dari agen palsu, dokumen fiktif, hingga janji kelulusan visa tanpa proses resmi. Oleh karena itu, penting bagi calon pemohon visa untuk memahami cara menghindari penipuan agar tidak mengalami kerugian finansial maupun hukum. Modus Penipuan Visa yang Sering Terjadi Beberapa modus penipuan visa yang umum ditemui antara lain meliputi : Janji visa dijamin 100% disetujui tanpa wawancara atau persyaratan lengkap, Agen tidak resmi yang mengaku memiliki “orang dalam” di kedutaan, Biaya murah atau terlalu mahal yang tidak masuk akal dan tidak transparan, Dokumen palsu, seperti surat sponsor atau undangan kerja fiktif, Permintaan transfer uang pribadi tanpa bukti atau kontrak resmi. Solusi dan Cara Menghindari Penipuan Visa Gunakan Jalur Resmi Ajukan visa langsung melalui kedutaan, konsulat, atau situs resmi imigrasi negara tujuan. Jik...

Mengenal Desa Wisata Yang Mendapatkan Penghargaan Best Tourism Village. "Dari Desa Nglanggeran Gunung Kidul, Seperti Apa Desa Wisatanya"

 


Desa Wisata Nglanggeran adalah salah satu destinasi wisata berbasis masyarakat yang berada di Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa ini menjadi contoh sukses pengembangan pariwisata pedesaan yang berkelanjutan dan berakar pada kearifan lokal masyarakat setempat. 

Penghargaan Internasional Best Tourism Village

prestasi terbesar yang diraih oleh desa ini adalah ketika Desa Wisata Nglanggeran dinobatkan sebagai Best Tourism Village oleh United Nations World Tourism Organization (UNWTO) pada tahun 2021. Penghargaan ini diberikan dalam acara UNWTO Best Tourism Villages yang digelar pada Sidang Umum UNWTO di Madrid, Spanyol. Desa ini terpilih dari 174 desa wisata yang diusulkan dari 75 negara dan menjadi satu dari 45 desa wisata terbaik dunia yang menerima predikat ini.  Penghargaan ini tidak hanya menegaskan kualitas Nglanggeran sebagai tujuan wisata kelas dunia, tetapi juga sebagai bukti bahwa pengelolaan pariwisata yang melibatkan masyarakat dan berbasis keberlanjutan bisa membawa dampak besar bagi pembangunan desa. Sekretariat Kabinet Republik Indonesia

Konsep Wisata Berbasis Masyarakat

desa Wisata Nglanggeran menerapkan konsep Community Based Tourism (CBT) , sebuah pendekatan pariwisata yang mengutamakan peran serta masyarakat lokal dalam seluruh aspek pengembangan wisata. Dengan konsep ini, warga desa tidak hanya menjadi tuan rumah bagi wisatawan, tetapi juga aktif mengelola, memelihara, dan mendapatkan manfaat ekonomi dari kunjungan wisatawan. 

Sebelum menjadi Best Tourism Village, desa ini telah lebih dahulu menerima sejumlah penghargaan seperti ASEAN Community Based Tourism (CBT) Award pada tahun 2017 dan ASEAN Sustainable Tourism Award pada tahun 2018, yang menunjukkan konsistensi Nglanggeran dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan. 

Pesona Alam dan Budaya

salah satu daya tarik utama desa ini adalah Gunung Api Purba Nglanggeran, sebuah geosite yang kini menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark Gunung Sewu. Kawasan ini menawarkan pemandangan alam yang unik dengan bongkahan batu purba, panorama hijau yang luas, serta suasana pedesaan yang asri. Selain itu Desa Wisata Nglanggeran juga memiliki objek objek menarik seperti :

Embung Nglanggeran waduk kecil yang indah, sering digunakan sebagai spot foto dan tempat edukasi air,

Kampung Pitu kampung tradisional dengan jumlah keluarga yang terbatas, mempertahankan tradisi dan budaya lokal,

Wisata Edukasi dan Budaya  termasuk kegiatan belajar tentang pertanian, konservasi alam, hingga pengrajin lokal. 

Kenapa Harus Berkunjung?

desa Wisata Nglanggeran bukan sekadar tempat foto yang cantik, tetapi juga tempat belajar kehidupan desa, kearifan lokal, dan keberlanjutan lingkungan. Di sini pengunjung dapat seperti :

Menikmati keindahan alam yang masih alami,

Belajar tentang budaya dan tradisi setempat,

Melihat langsung bagaimana masyarakat mengelola wisata secara mandiri,

Mendukung perekonomian warga desa

Kesimpulan

Desa Wisata Nglanggeran adalah contoh nyata bagaimana pariwisata bisa menjadi alat pemberdayaan masyarakat sekaligus pelestarian lingkungan dan budaya. Raihan penghargaan Best Tourism Village dari UNWTO menjadi bukti bahwa desa ini bukan hanya destinasi wisata lokal, tapi destinasi yang diakui dunia. 


Komentar