Di tengah kehidupan modern, ada sebuah desa di Kulon Progo yang menawarkan ketenangan tanpa dibuat buat. Desa Segajih, yang terletak di kawasan Perbukitan Menoreh, hadir sebagai ruang pulang bagi jiwa-jiwa yang lelah. Bukan sekadar destinasi wisata, Segajih adalah pengalaman tentang menyepi, menyatu dengan alam, dan meresapi budaya yang masih hidup.
Healing Alami Di Tengah Perbukitan Menoreh
Segajih dikelilingi hamparan perbukitan hijau, udara sejuk, dan lanskap pedesaan yang asri. Pagi hari di desa ini terasa istimewa kabut tipis menggantung di antara pepohonan, suara burung bersahutan, dan aroma tanah basah menyambut langkah siapa pun yang datang. Berjalan kaki menyusuri pematang sawah atau jalur desa menjadi terapi sederhana yang menenangkan pikiran. Tak perlu jadwal ketat di Segajih, waktu berjalan lebih pelan. Inilah tempat yang tepat untuk healing tanpa distraksi, jauh dari kebisingan kota dan layar gawai.
Alam Yang Mengajarkan Kesederhanaan
Alam Desa Segajih bukan tentang kemegahan, melainkan kejujuran. Sungai kecil yang mengalir jernih, kebun rakyat yang terawat, dan hutan perbukitan yang masih lestari menjadi bagian dari keseharian warga. Wisatawan dapat merasakan langsung aktivitas berbasis alam, seperti bertani, berkebun, atau sekadar duduk di bawah pohon sambil menikmati panorama Menoreh. Bagi pencinta fotografi dan pencari ketenangan, setiap sudut Segajih menyimpan keindahan alami yang tidak dibuat buat. Alami, sunyi, dan menyembuhkan.
Budaya Yang Hidup, Bukan Sekadar Dipertontonkan
Salah satu kekuatan Desa Segajih merupakan budayanya yang masih dijalani, bukan sekadar dipamerkan. Tradisi gotong royong, kesenian lokal, hingga nilai nilai Jawa seperti ungguh ungguh dan tepo seliro masih melekat kuat dalam kehidupan masyarakat. Wisatawan yang datang tidak hanya melihat, tetapi ikut merasakan. Menginap di homestay warga memberi kesempatan untuk mengenal kehidupan desa dari dekat. Berbincang di dapur, menikmati masakan tradisional, dan menyaksikan bagaimana budaya diwariskan secara alami dari generasi ke generasi.
Desa Wisata Yang Ramah Dan Berkesadaran
Segajih berkembang sebagai desa wisata dengan pendekatan yang berkelanjutan. Pariwisata di sini tumbuh bersama masyarakat, menjaga keseimbangan antara alam, budaya, dan kebutuhan ekonomi warga. Setiap kunjungan bukan hanya tentang liburan, tetapi juga tentang belajar menghargai kehidupan yang lebih sederhana dan selaras.
Pulang dengan Hati Yang Lebih Tenang
Desa Segajih bukan destinasi untuk dikejar, melainkan untuk dirasakan. Tempat ini mengajarkan bahwa healing tidak selalu tentang pergi jauh, tetapi tentang kembali pada alam, budaya, dan diri sendiri.
Komentar
Posting Komentar