Dalam hubungan sosial dengan baik juga pertemanan, keluarga, maupun lingkungan sekolah. Kita kadang menghadapi perilaku yang membuat bingung, merasa bersalah, atau meragukan diri sendiri. Dua di antaranya yang sering terjadi adalah gaslighting dan playing victim. Meski terlihat mirip, keduanya memiliki perbedaan yang penting untuk dipahami agar kita bisa menyikapinya dengan tepat.
Apa Itu Gaslighting?
Gaslighting adalah bentuk manipulasi psikologis di mana seseorang membuat orang lain meragukan ingatan, perasaan, atau penilaiannya sendiri. Pelaku biasanya menyangkal fakta atau memutarbalikkan kejadian agar terlihat benar. Misalkan gaslighting :
“Kamu terlalu sensitif, itu tidak pernah terjadi",
“Kamu salah ingat, aku tidak pernah bilang begitu",
“Masalahnya ada di kamu, bukan aku".
Dampak dari gaslighting seperti :
Kehilangan kepercayaan diri.
Selalu merasa salah.
Bingung dan ragu pada diri sendiri.
Apa Itu Playing Victim?
Playing victim adalah perilaku ketika seseorang selalu memposisikan dirinya sebagai korban, meskipun sebenarnya ia juga berperan dalam masalah tersebut. Tujuannya sering untuk mencari simpati atau menghindari tanggung jawab. Misalkan playing victim :
“Aku selalu disalahkan, padahal aku yang paling menderita",
“Tidak ada yang pernah mengerti aku",
Menyalahkan orang lain sambil, menghindari kesalahan sendiri.
Dampak dari playing victim seperti :
Hubungan menjadi tidak sehat.
Masalah tidak pernah terselesaikan.
Orang lain merasa lelah secara emosional.
Tips Menghadapi Gaslighting
Percaya pada perasaan dan ingatan sendiri
Jika sesuatu terasa salah, jangan langsung mengabaikannya,
Catat fakta atau kejadian penting
Ini membantu menjaga kejelasan ketika ada penyangkalan,
Tegas menyampaikan batasan
Sampaikan bahwa kamu tidak nyaman diperlakukan seperti itu,
Cari dukungan orang terpercaya
Berbagi cerita bisa membantu melihat situasi dengan lebih objektif.
Tips Menghadapi Playing Victim
Jangan langsung terbawa rasa kasihan
Dengarkan, tetapi tetap objektif,
Ajak bicara secara dewasa dan jujur
Fokus pada solusi, bukan drama,
Dorong tanggung jawab pribadi
Ingatkan bahwa setiap orang punya peran dalam masalah,
Batasi energi emosional
Tidak semua masalah harus kamu tanggung sendiri.
Solusi Agar Terhindar dari Hubungan Tidak Sehat
Bangun komunikasi yang sehat dan terbuka,
Kenali nilai diri dan batasan pribadi,
Belajar mengatakan “tidak” tanpa rasa bersalah,
Utamakan kesehatan mental dan emosional,
Jika perilaku gaslighting atau playing victim terjadi terus menerus dan berdampak buruk, menjauh atau mencari bantuan profesional adalah langkah yang bijak.
Kesimpulan
Memahami perbedaan gaslighting dan playing victim membantu kita lebih waspada dalam bersosialisasi. Dengan mengenali tanda tandanya dan menerapkan solusi yang tepat, kita dapat menjaga hubungan yang lebih sehat dan menghargai diri sendiri dengan lebih baik.
Komentar
Posting Komentar