Postingan Utama

Modus Visa Semakin Marak Terjadi Dimana Mana "Solusi Sangat Efektif Menghindari, Penipuan Visa Agar Tidak Tertipu"

Penipuan visa semakin marak seiring meningkatnya minat masyarakat untuk bekerja, belajar, atau bepergian ke luar negeri. Modus penipuan pun semakin beragam, mulai dari agen palsu, dokumen fiktif, hingga janji kelulusan visa tanpa proses resmi. Oleh karena itu, penting bagi calon pemohon visa untuk memahami cara menghindari penipuan agar tidak mengalami kerugian finansial maupun hukum. Modus Penipuan Visa yang Sering Terjadi Beberapa modus penipuan visa yang umum ditemui antara lain meliputi : Janji visa dijamin 100% disetujui tanpa wawancara atau persyaratan lengkap, Agen tidak resmi yang mengaku memiliki “orang dalam” di kedutaan, Biaya murah atau terlalu mahal yang tidak masuk akal dan tidak transparan, Dokumen palsu, seperti surat sponsor atau undangan kerja fiktif, Permintaan transfer uang pribadi tanpa bukti atau kontrak resmi. Solusi dan Cara Menghindari Penipuan Visa Gunakan Jalur Resmi Ajukan visa langsung melalui kedutaan, konsulat, atau situs resmi imigrasi negara tujuan. Jik...

Maraknya Penipuan Online Terutama Orang Tua Yang Menggunakan Aplikasi WhatsApp, Kami Memberi Tahukan Bahwa Ada Fitur Baru Dalam Aplikasi Tersebut "Fitur Terbaru WhatsApp untuk Melindungi Orang Tua dari Penipuan Online"

 


Aplikasi pesan instan WhatsApp, yang dikelola oleh Meta Platforms, baru baru ini memperkenalkan fitur keamanan baru yang ditujukan khusus untuk melindungi pengguna lanjut usia (lanjut usia) dari ancaman penipuan daring. 

Apa yang Baru?

whatsapp kini akan menampilkan peringatan otomatis ketika pengguna mencoba melakukan screen sharing (berbagi layar) saat panggilan video dengan kontak yang belum dikenal atau kurang terpercaya. 

Peringatan tersebut memberi tahu bahwa berbagi layar bisa membuka akses ke data pribadi seperti nomor rekening, kode verifikasi, atau informasi sensitif lainnya. 

Fitur ini khusus dimaksudkan untuk membantu orang tua yang mungkin kurang akrab dengan modus penipuan digital, agar lebih waspada. 

Latar Belakang dan Mengapa Penting

modus penipuan yang menyasar orang tua semakin canggih. Salah satu trik yang semakin sering digunakan pelaku adalah meminta korban untuk melakukan panggilan video dan kemudian berbagi layar, sehingga pelaku dapat melihat dan mengakses informasi sensitif korban. 

Meta mencatat bahwa mereka telah menindak jutaan akun yang terlibat dalam operasi semacam ini. 

Fitur baru ini hadir sebagai upaya preventif agar orang tua tidak menjadi korban karena kurang paham teknologi atau kurang mengenali bahaya digital.

Manfaat Utama

menambah lapisan proteksi saat pengguna lanjut usia menggunakan whatsapp, khususnya saat mendapat panggilan video dari orang yang belum dikenal.

Mengurangi risiko kebocoran data pribadi yang bisa dieksploitasi oleh penipu.

Memberi edukasi otomatis bahwa berbagi layar bukanlah hal yang boleh dilakukan sembarangan.

Hal yang Perlu Diingat Bagi Pengguna Aplikasi Tersebut 

Fitur ini tidak menggantikan kewaspadaan pengguna, tetap penting bagi orang tua dan keluarga untuk selalu berhati hati saat panggilan atau permintaan dari nomor ataupun akun tak dikenal.

Pengguna tetap harus memperhatikan tanda-tanda modus penipuan lain, seperti tawaran kerja cepat, permintaan uang, atau link mencurigakan. 

Belum disebut secara pasti kapan fitur ini akan hadir di semua wilayah secara penuh, jadi pengguna dianjurkan memperbarui aplikasi WhatsApp mereka dan selalu cek pengaturan keamanan.

Tips untuk Orang Tua Dan Keluarga

Pastikan aplikasi WhatsApp di ponsel orang tua selalu diperbarui ke versi terbaru.

Ajak orang tua berdiskusi tentang modus-modus penipuan online yang umum: panggilan “bank”, permintaan kode verifikasi, tawaran kerja dari rumah, dan lain-lain.

Ingatkan bahwa jika ada permintaan untuk berbagi layar atau data pribadi lewat panggilan video yang tak dikenali, segera hentikan dan hubungi keluarga atau pihak terpercaya.

Aktifkan fitur keamanan tambahan di ponsel seperti sidik jari, kunci aplikasi, atau autentikasi dua faktor.


Komentar