Postingan Utama

Modus Visa Semakin Marak Terjadi Dimana Mana "Solusi Sangat Efektif Menghindari, Penipuan Visa Agar Tidak Tertipu"

Penipuan visa semakin marak seiring meningkatnya minat masyarakat untuk bekerja, belajar, atau bepergian ke luar negeri. Modus penipuan pun semakin beragam, mulai dari agen palsu, dokumen fiktif, hingga janji kelulusan visa tanpa proses resmi. Oleh karena itu, penting bagi calon pemohon visa untuk memahami cara menghindari penipuan agar tidak mengalami kerugian finansial maupun hukum. Modus Penipuan Visa yang Sering Terjadi Beberapa modus penipuan visa yang umum ditemui antara lain meliputi : Janji visa dijamin 100% disetujui tanpa wawancara atau persyaratan lengkap, Agen tidak resmi yang mengaku memiliki “orang dalam” di kedutaan, Biaya murah atau terlalu mahal yang tidak masuk akal dan tidak transparan, Dokumen palsu, seperti surat sponsor atau undangan kerja fiktif, Permintaan transfer uang pribadi tanpa bukti atau kontrak resmi. Solusi dan Cara Menghindari Penipuan Visa Gunakan Jalur Resmi Ajukan visa langsung melalui kedutaan, konsulat, atau situs resmi imigrasi negara tujuan. Jik...

Kabar Pendaftaran Magang Telah Di Buka Dengan Gaji 3,3 Juta Menurut Kemenaker

 


Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) resmi meluncurkan Program Magang Nasional 2025, dengan tawaran insentif hingga Rp 3,3 juta per bulan selama masa magang. 

Program ini ditujukan bagi para lulusan baru (fresh graduate) diploma maupun sarjana yang ingin mendapatkan pengalaman kerja nyata sekaligus memperkuat daya saing di dunia kerja. 

Skema Dan Besaran Insentif
Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, menyampaikan bahwa insentif tersebut akan dibayarkan oleh negara (Kemenaker) selama masa magang, dengan batas maksimal Rp 3,3 juta per bulan. 
Insentif ini disesuaikan dengan Upah Minimum Kabupaten atau Kota (UMK) sesuai lokasi penempatan magang. 
Dengan demikian, perusahaan penerima peserta magang tidak diwajibkan menyediakan tunjangan tambahan gaji selama enam bulan masa pelatihan. 

Kuota Dan Durasi
Untuk tahap awal, Kemenaker menargetkan 20.000 peserta dari seluruh Indonesia. 
Jika animo tinggi, kuota bisa diperluas hingga 80.000 peserta di batch berikutnya. 
Program magang akan berlangsung selama enam bulan, yakni dari 15 Oktober 2025 hingga 15 April 2026. 

Syarat Peserta
Beberapa syarat utama yang harus dipenuhi calon peserta antara lain :
Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK yang valid,
Lulusan diploma (D1–D4) atau sarjana (S1), dengan kelulusan maksimal satu tahun sejak tanggal ijazah,
Asal dari perguruan tinggi yang terdaftar di kementerian atau lembaga terkait,
Proses Pendaftaran dan Seleksi
Pendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui portal SIAPKerja dan maganghub.kemnaker.go.id.

Tahapan pelaksanaan pendaftaran Dan seleksi :
Tahap waktu kegiatan 11 dan 7 Oktober Pendaftaran penyelenggara dan pengumuman lowongan,
27 dan 12 Oktober pendaftaran calon peserta dan pemilihan lowongan,
13 dan 14 Oktober Seleksi oleh perusahaan penyelenggara,
15 Oktober 2025 sampai 15 April 2026 Pelaksanaan magang.

Calon peserta dapat memilih hingga tiga alternatif tempat magang,
Penentu penerimaan peserta adalah perusahaan tempat magang, bukan Kemenaker. 

Tujuan  Dan Harapan
Program ini diharapkan dapat :
Membantu lulusan baru memperoleh pengalaman kerja nyata sebelum terserap ke dunia kerja formal,
Mempercepat transisi dari dunia pendidikan ke dunia industri,
Menjadi jembatan antara kebutuhan kompetensi industri dengan kemampuan lulusan.
Jika peserta magang menunjukkan kinerja baik, perusahaan diharapkan mempertahankan mereka sebagai pegawai tetap meskipun tidak diwajibkan oleh pemerintah. 

Kesimpulan
Besaran Rp 3,3 juta adalah nilai maksimal sesuai ketentuan UMK di lokasi penempatan,
Perusahaan tidak diwajibkan merekrut peserta magang pasca program, namun insentif itu diharapkan memotivasi penerimaan bagi yang tampil baik,
Calon peserta hendaknya memastikan data diri dan lulusan sesuai persyaratan agar lolos validasi. 

Komentar