Postingan Utama

Modus Visa Semakin Marak Terjadi Dimana Mana "Solusi Sangat Efektif Menghindari, Penipuan Visa Agar Tidak Tertipu"

Penipuan visa semakin marak seiring meningkatnya minat masyarakat untuk bekerja, belajar, atau bepergian ke luar negeri. Modus penipuan pun semakin beragam, mulai dari agen palsu, dokumen fiktif, hingga janji kelulusan visa tanpa proses resmi. Oleh karena itu, penting bagi calon pemohon visa untuk memahami cara menghindari penipuan agar tidak mengalami kerugian finansial maupun hukum. Modus Penipuan Visa yang Sering Terjadi Beberapa modus penipuan visa yang umum ditemui antara lain meliputi : Janji visa dijamin 100% disetujui tanpa wawancara atau persyaratan lengkap, Agen tidak resmi yang mengaku memiliki “orang dalam” di kedutaan, Biaya murah atau terlalu mahal yang tidak masuk akal dan tidak transparan, Dokumen palsu, seperti surat sponsor atau undangan kerja fiktif, Permintaan transfer uang pribadi tanpa bukti atau kontrak resmi. Solusi dan Cara Menghindari Penipuan Visa Gunakan Jalur Resmi Ajukan visa langsung melalui kedutaan, konsulat, atau situs resmi imigrasi negara tujuan. Jik...

Informatif Dari Imbauan Untuk PAUD Dan SMP "Menurut Pemprov Bogor Imbau PAUD hingga SMP Mulai Proses Pembelajaran Daring"

 


Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bogor resmi mengeluarkan imbauan terkait pelaksanaan proses pembelajaran bagi satuan pendidikan jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dalam surat edaran yang diterbitkan, Pemprov meminta seluruh sekolah mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring (online) yang akan dimulai pada hari Selasa mendatang.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran pendidikan sekaligus memperhatikan kondisi lingkungan dan faktor keamanan yang sedang berlangsung. Pemprov Bogor menekankan agar pihak sekolah dapat menyiapkan metode pembelajaran daring secara optimal sehingga tidak mengurangi kualitas proses belajar siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor menyampaikan, meski pembelajaran dilakukan secara daring, guru diminta tetap aktif berkomunikasi dengan peserta didik maupun orang tua. Hal ini penting untuk memastikan setiap siswa tetap mendapatkan bimbingan, tugas, serta evaluasi yang sesuai.

Imbauan ini berlaku bagi seluruh lembaga PAUD, SD, dan SMP. Kami berharap sekolah bisa beradaptasi dengan baik, memanfaatkan teknologi pembelajaran daring, serta tetap memperhatikan psikologis anak,” jelasnya.

Pemprov juga mengingatkan orang tua agar mendampingi anak saat belajar dari rumah. Kerja sama antara sekolah, guru, dan orang tua dinilai menjadi kunci keberhasilan proses pembelajaran online.

Dengan adanya kebijakan ini, seluruh sekolah di Bogor diharapkan dapat segera menyiapkan perangkat pembelajaran daring mulai dari platform, materi ajar, hingga mekanisme pelaporan hasil belajar.

Komentar