Postingan Utama

Modus Visa Semakin Marak Terjadi Dimana Mana "Solusi Sangat Efektif Menghindari, Penipuan Visa Agar Tidak Tertipu"

Penipuan visa semakin marak seiring meningkatnya minat masyarakat untuk bekerja, belajar, atau bepergian ke luar negeri. Modus penipuan pun semakin beragam, mulai dari agen palsu, dokumen fiktif, hingga janji kelulusan visa tanpa proses resmi. Oleh karena itu, penting bagi calon pemohon visa untuk memahami cara menghindari penipuan agar tidak mengalami kerugian finansial maupun hukum. Modus Penipuan Visa yang Sering Terjadi Beberapa modus penipuan visa yang umum ditemui antara lain meliputi : Janji visa dijamin 100% disetujui tanpa wawancara atau persyaratan lengkap, Agen tidak resmi yang mengaku memiliki “orang dalam” di kedutaan, Biaya murah atau terlalu mahal yang tidak masuk akal dan tidak transparan, Dokumen palsu, seperti surat sponsor atau undangan kerja fiktif, Permintaan transfer uang pribadi tanpa bukti atau kontrak resmi. Solusi dan Cara Menghindari Penipuan Visa Gunakan Jalur Resmi Ajukan visa langsung melalui kedutaan, konsulat, atau situs resmi imigrasi negara tujuan. Jik...

Kabar Dari Tiongkok "Telah Diresmikan Jembatan Tertinggi Di Dunia Yang Bernama Huajiang Grand Canyon Bagian Provinsi Guizhou, Tiongkok"

 


Pemerintah Tiongkok secara resmi membuka Huajiang Grand Canyon Bridge, yang diklaim sebagai jembatan tertinggi di dunia berdasarkan jarak vertikal dari dek jembatan ke permukaan tanah atau sungai di bawahnya. 

Fakta Utama

Jembatan ini terletak di Provinsi Guizhou, wilayah barat daya Tiongkok, melintasi ngarai Beipan (Beipan River Canyon), tepatnya di Huajiang Grand Canyon,

Ketinggian dek jembatan di atas permukaan sungai mencapai 625 meter,

Panjang keseluruhan jembatan adalah sekitar 2.890 meter, dengan bentang utama (“main span”) sepanjang 1.420 meter,

Konstruktor menyebutkan bahwa jembatan ini juga menjadi jembatan dengan bentang terpanjang di wilayah pegunungan, suatu prestasi teknik di medan yang sangat menantang. 

Proses dan Teknologi

Pembangunan jembatan ini memerlukan waktu lebih dari tiga tahun dan melewati berbagai uji beban (load test) yang ketat. Salah satu uji mencakup penggunaan 96 truk dengan total berat kira-kira 3.360 ton untuk memastikan struktur mampu menahan beban berat,

Selain itu proyek ini menghadirkan inovasi-inovasi dalam desain ketahanan terhadap angin (wind resistance) dan konstruksi di ketinggian tinggi (high-altitude construction). Beberapa aspek teknologinya telah mendapatkan hak paten. 

Dampak dan Manfaat

Salah satu manfaat utama jembatan ini adalah mempersingkat waktu tempuh. Kawasan ngarai yang sebelumnya butuh waktu tempuh sekitar 1 atau 2 jam kini dapat dilintasi dalam hitungan menit melalui jembatan ini,

Selain memperbaiki konektivitas jalan (expressway) antara distrik-luar pegunungan, jembatan ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal lewat kemudahan akses, pariwisata, dan investasi infrastruktur. 

Kesimpulan Perbandingan Yang Telah Tercatat 

Sebelum ini jembatan tertinggi berdasarkan ketinggian dek terhadap tanah atau sungai di bawahnya adalah Duge Bridge (Beipanjiang Bridge) yang juga berada di Provinsi Guizhou, dengan ketinggian sekitar 565 meter,

Huajiang Grand Canyon Bridge melampaui rekor tersebut dengan selisih sekitar 60 meter.

Komentar