Postingan Utama

Modus Visa Semakin Marak Terjadi Dimana Mana "Solusi Sangat Efektif Menghindari, Penipuan Visa Agar Tidak Tertipu"

Penipuan visa semakin marak seiring meningkatnya minat masyarakat untuk bekerja, belajar, atau bepergian ke luar negeri. Modus penipuan pun semakin beragam, mulai dari agen palsu, dokumen fiktif, hingga janji kelulusan visa tanpa proses resmi. Oleh karena itu, penting bagi calon pemohon visa untuk memahami cara menghindari penipuan agar tidak mengalami kerugian finansial maupun hukum. Modus Penipuan Visa yang Sering Terjadi Beberapa modus penipuan visa yang umum ditemui antara lain meliputi : Janji visa dijamin 100% disetujui tanpa wawancara atau persyaratan lengkap, Agen tidak resmi yang mengaku memiliki “orang dalam” di kedutaan, Biaya murah atau terlalu mahal yang tidak masuk akal dan tidak transparan, Dokumen palsu, seperti surat sponsor atau undangan kerja fiktif, Permintaan transfer uang pribadi tanpa bukti atau kontrak resmi. Solusi dan Cara Menghindari Penipuan Visa Gunakan Jalur Resmi Ajukan visa langsung melalui kedutaan, konsulat, atau situs resmi imigrasi negara tujuan. Jik...

Berita Informatif Terupdate Dari Kota Bekasi "BMKG Telah Mencatat Enam Titik Gempa Susulan di Bekasi Usai Guncangan Utama "

 


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa setelah gempa utama terjadi di wilayah Bekasi pada Rabu malam, terjadi enam titik gempa susulan, pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Pak Daryono (Jakarta, 21 Agustus 2025).

Rangkaian Gempa (Utama dan Susulan)
Gempa utama terjadi pada pukul 19.54 WIB dengan magnitudo yang sebelumnya dilaporkan M 4,9, kemudian dimutakhirkan menjadi M 4,7.

Enam gempa susulan yang tercatat :
M 2,1 – pukul 20.16 WIB,
M 1,9 – pukul 21.04 WIB,
M 2,3 – pukul 21.47 WIB,
M 2,2 – pukul 22.00 WIB,
M 3,9 – pukul 22.39 WIB,
M 2,8 – pukul 22.56 WIB.

Lokasi dan Penyebab Gempa
Episenter gempa terletak di darat, sekitar 19 km tenggara Kabupaten Bekasi, dengan koordinat 6,52° LS dan 107,25° BT serta kedalaman sekitar 10 km, BMKG menjelaskan bahwa gempa ini termasuk “gempa dangkal” dan dipicu oleh aktivitas sesar naik pada sistem West Java Back-Arc Thrust, bukan Sesar Baribis.

Dampak dan Himbauan
BMKG mengimbau masyarakat di sekitar wilayah terdampak untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Kendati demikian. gempa ini tidak berpotensi tsunami karena episenter berada di darat dan magnitudo tergolong moderat.

Ringkasan Data Gempa Susulan

Waktu WIB Magnitudo 20.16 M 2,121.04 M 1,921.47 M 2,322.00 M 2,222.39 M 3,922.56 M, 2,8 M

Komentar