Postingan Utama

Modus Visa Semakin Marak Terjadi Dimana Mana "Solusi Sangat Efektif Menghindari, Penipuan Visa Agar Tidak Tertipu"

Penipuan visa semakin marak seiring meningkatnya minat masyarakat untuk bekerja, belajar, atau bepergian ke luar negeri. Modus penipuan pun semakin beragam, mulai dari agen palsu, dokumen fiktif, hingga janji kelulusan visa tanpa proses resmi. Oleh karena itu, penting bagi calon pemohon visa untuk memahami cara menghindari penipuan agar tidak mengalami kerugian finansial maupun hukum. Modus Penipuan Visa yang Sering Terjadi Beberapa modus penipuan visa yang umum ditemui antara lain meliputi : Janji visa dijamin 100% disetujui tanpa wawancara atau persyaratan lengkap, Agen tidak resmi yang mengaku memiliki “orang dalam” di kedutaan, Biaya murah atau terlalu mahal yang tidak masuk akal dan tidak transparan, Dokumen palsu, seperti surat sponsor atau undangan kerja fiktif, Permintaan transfer uang pribadi tanpa bukti atau kontrak resmi. Solusi dan Cara Menghindari Penipuan Visa Gunakan Jalur Resmi Ajukan visa langsung melalui kedutaan, konsulat, atau situs resmi imigrasi negara tujuan. Jik...

Data Informatif Terkait PHK Sepanjang Januari Sampe Juni 2025 Menurut Kementerian Ketenagakerjaan

 


Korban PHK Januari Sampe Juni 2025 mencapau 42.385 Pekerja :

Kementerian Ketenagakerjaan mencatat sebanyak 42.385 pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) selama periode Januari hingga Juni 2025, Angka ini menunjukkan kenaikan 32,19 % jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (32.064 pekerja).

Penyebab Utama PHK
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan bahwa PHK terjadi karena kombinasi faktor internal dan eksternal :

Penurunan permintaan pasar di berbagai sektor industri,

Perubahan model bisnis, yang menyebabkan restrukturisasi tenaga kerja,

Masalah hubungan industrial dalam perusahaan.

Distribusi Provinsi Terdampak
Berdasarkan data resmi Satudata Kemnaker, tiga provinsi dengan jumlah korban tertinggi adalah :

Jawa Tengah: 10.995 pekerja

Jawa Barat: 9.494 pekerja

Banten: 4.267 pekerja 

Tren PHK Bulanan
Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan Kemenaker, Anwar Sanusi, menyebutkan bahwa meskipun secara keseluruhan angka PHK meningkat, tren bulanan mulai menurun. Sebagai contoh, jumlah PHK pada Juni 2025 tercatat 1.609 pekerja, turun dari 4.702 pekerja di Mei 2025.

Sektor-sektor yang Paling Terpengaruh
Tiga sektor industri yang paling terdampak PHK adalah :

Industri pengolahan

Perdagangan besar dan eceran

Pertambangan serta penggalian 

Kasus Pencetus PHK Massal Sritex
Salah satu penyebab lonjakan awal tahun adalah PHK massal di perusahaan tekstil besar PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex). Penutupan fasilitasnya menjadi sorotan akibat memberikan dampak signifikan pada sektor manufaktur.

Upaya Pemerintah Menaker
Pemerintah melalui Kemnaker berjanji akan menerapkan berbagai langkah strategis seperti :

1. Pencatatan PHK lebih terperinci, dari tingkat provinsi hingga sektor industri,

2. Program pelatihan vokasi dan kerja sama lintas sektor untuk meningkatkan daya saing pekerja,

3. Kajian lebih dalam terhadap penyebab PHK agar mitigasi lebih tepat sasaran.

Kesimpulan :
42.385 pekerja terkena PHK pada Januari–Juni 2025, meningkat 32,19 % dibanding tahun lalu

Penyebabnya meliputi perubahan pasar, restrukturisasi bisnis, dan konflik industri, dampak paling besar terjadi di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten. ada indikasi perbaikan tren PHK bulanan mulai melandai sejak Mei sampe Juni, pemerintah menargetkan intervensi melalui data akurat, pelatihan, dan kebijakan mitigasi

Komentar